Categories
Uncategorized

“Membaca”

Aku bertanya dan aku mencari jawaban. Pertanyaanku muncul dari kenyataan yang menurutku tidak sesuai dengan apa yang aku anggap seharusnya. Dari latar belakang bergelut di jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (PIPS), pertanyaan saya tidak jauh-jauh dari pengalaman itu, seperti pertanyaan; mengapa ada ketimpangan ekonomi masyarakat? Mengapa ada kemiskinan? Mengapa ada sekolah si kaya dan si miskin?

Dengan membaca buku, jurnal, artikel, dan karya ilmiah lainnya, sedikit demi sedikit pertanyaan-petanyaan terjawab, memang jawaban tersebut masih perlu dipertanyakan ulang karena kebenaranya bersifat relatif. Membaca memang pekerjaan sulit. Ketika membaca kita harus aktif berpikir, memahami maksud dari tulisan tersebut. Membaca bagi saya merupakan mengenal dunia yang kita tinggali saat ini, pemikiran-pemikiran para ilmuwan yang membentuk bangunan manusia-manusia dibelahan dunia kita.

Sudahkan kita sepakat kepada teori-teori tesebut? Dan bagaimana, atau ke arah mana teori-teori tersebut membawa dunia kita ini? Kearah kebaikan, ataukah kearah kehancuran? Sudahkah kita menjadi manusia yang sesungguhnya manusia?

Terkadang saya memang membutuhkan kesunyian lebih, namun saya tak ingin sendirian, menjadi orang yang kesepian. Maka, saya mengajak kalian untuk lebih banyak belajar dari membaca, karena sebagian banyak kritis berpikir kita terbentuk dari membaca. Coba tanyakan pada diri kita sendiri, mengapa kita malas membaca? dan jawabannya ada pada diri kita sendiri. Mulailah membaca dengan hal-hal yang paling dekat dengan dirimu.

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Design a site like this with WordPress.com
Get started